Sejarah Desa

Pada mulanya kampung Warbor masih bergabung dengan kampung induk yaitu kampung Warsa di distrik Supiori Utara kabupaten Biak Numfor. Dengan adanya perkembangan atau pemekaran kampung, kampung Warbor turut dimekarkan dari kampung Warsa tahun 1990 Kepala kampung Warbor pertama ialah Bapak Ferdinand Mamoribo dan Sekretaris kampung yaitu Bapak Yohanes Binur.

Asal mula kepanjangan dari nama kampung Warbor ialah Warkamnam/Bosnsdisbari. Warkamnam yang berarti kali kecil yang menjadi tempat penampungan kayu yang hanyut dari laut. Sementara Bosnsdisbari yang artinya adalah sebuah tanjung yang kadang nampak dan kadang tidak nampak. Dari kedua nama inilah yang menjadi dasar pemikiran ditetapkan menjadi nama Kampung Warbor. Jika diartikan secara morfologi, Warbor berarti kampung yang berlimpah dengan makanan “datang rasa puas dan pergi juga rasa puas” (Tidak ada kelaparan/kenyang).

Tabel 2.1. Kejadian Penting di Kampung Warbor

No

Tahun Kejadian

Tokoh/ Keterangan

Pemerintahan Kampung
1 1991-1997 Pemekaran Kampung Warbor  dari Kampung Induk Warsa Kepala Kampung I Bapak Ferdinand Mamoribo, Sekdes Yohanes Alex Binur
2 1997-1998 Pengganti Antar Waktu Bapak Yohanes Aleks Binur
3 1999-2000 Pemilihan Kepala Kampung II Kepala Kampung II Bapak Simson Binur (II), Sekdes Bapak Zeth Msiren (Direkrut Sebagai PNS)
4 2001-2016 Pemilihan Kepala Kampung III Kepala Kampung III Bapak Yulianus Binur, Sekdes Bapak Zeth Msiren
Sosial Budaya